PKS Desak Pemerintah Perbaiki Program Asuransi Pertanian

05 Mar 2016, 08:50

SEMARANG, suaramerdeka.com - Besarnya kerugian petani akibat sawah terendam banjir, pemerintah harus memperbaiki pelayanan program asuransi pertanian yang mengalami gagal panen. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Petani dan Nelayan (BPN) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah Suharsono.

Petani mengeluhkan kartu tani yang diterima tidak merata dan hanya beberapa petani yang mendapatkan fasilitas program asuransi tani. “Petani mengeluhkan program asuransi pertanian cakupanya masih kecil dan administrasinya untuk mengklaim sangat rumit, Berbelit-belit. Padahal Maret banyak petani yang siap panen.” kata Harsono, yang juga anggota DPRD Kota Semarang.

Data yang dikumpulkan PKS dari januari sampai dengan Februari 2016  beberapa daerah petani mengalami kerugian diantaranya Cilacap, ratusan hektar tanaman padi terendam banjir, Kudus lebih dari 60 ha sawah di kec Undaan terendam banjir, Jepara puluhan hektare sawah banjir karena tanggul jebol, Brebes tanaman bawang di kecamatan Wanasari dan Bulakamba beberapa hari terendam air.

“Berdasarkan Undang-Undang No 19 tahun 2013 Pemerintah diharuskan memberikan pendampingan kepada petani yang sawahnya terendam banjir guna melindungi dari gagal panen,” tambah Harsono.

Harsono menegaskan perlunya pendampingan kepada petani oleh pemerintah guna meminimalisir gagal panen mengingat Jawa Tengah masih berpotensi hujan lebat menurut Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pemutakhiran 1 maret 2016 dengan intensitas 50 – 100 mm/hari.

“Karena intensitas hujan yang tinggi petani mengalami gagal panen atau panen dini, Kalau bisa di panen hasilnya cendrung menurun karena terlalu berlebihnya suplai air,” kata Harsono


Sumber: http://berita.suaramerdeka.com/pks-desak-pemerintah-perbaiki-program-asuransi-pertanian/