Program WFH Perlu Lindungi Diri dengan Asuransi Kecelakaan

Program WFH Perlu Lindungi Diri dengan Asuransi Kecelakaan

07 Apr 2020, 13:37
Program WFH Perlu Lindungi Diri dengan Asuransi Kecelakaan

Virus COVID-19 sudah menjadi pandemi. Itu sebabnya, pemerintah senantiasa mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak saat beraktivitas (physical distancing). Masyarakat juga disarankan untuk menghindari tempat keramaian dan tidak bepergian jika bukan untuk urusan yang sangat penting.

Adapun pembatasan fisik setidaknya 1 meter berulang kali dianjurkan karena hal ini sangat penting untuk mengurangi risiko tertular, terutama yang ditransmisikan dari batuk dan bersin. Bekerja dari rumah (Work From Home atau WFH) menjadi pilihan yang dirasa bijaksana saat ini.

Tetapi, bagaimana dengan mereka yang tidak mendapatkan kesempatan WFH dan terpaksa bekerja di luar rumah dan berkendara untuk mencari nafkah. Bila dalam situasi tersebut maka tentunya perlu melakukan berbagai persiapan demi keamanan kendaraan dan jiwa yang bersangkutan sebelum melakukan perjalanan guna mengantisipasi risiko tertular COVID-19.

Ada beberapa hal yang dapat dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan. Dimulai dengan memastikan tubuh harus dalam keadaan sehat dan bugar. Agar imunitas tetap terjaga maka harus cukup istirahat, konsumsi makan bergizi, hindari rokok dan alkohol, berolahraga teratur.

Dapat juga menambah suplemen vitamin C dan E untuk membantu mempertahankan kekebalan tubuh serta madu sebagai sumber energi. Jangan lupa hindari stres, senantiasa ikhlas, selalu berpikiran positif, dan kendalikan emosi Anda saat menghadapi masalah demi membantu menjaga imunitas tubuh.

Selain memiliki tubuh yang sehat dan bugar, pastikan Anda juga memiliki perlengkapan, seperti menggunakan masker penutup hidung dan mulut serta bawa persediaan masker karena saat perjalanan tentu kita butuh beberapa masker bersih. Bawa hand sanitizer karena tidak selalu kita dapati air mengalir dan sabun saat dalam perjalanan.

Walau sudah menggunakan masker dan hand sanitizer, tetap jaga tangan agar tidak menyentuh area hidung, mulut, dan mata. Ingat pula untuk selalu menjaga jarak terutama ketika berada di keramaian atau dalam kendaraan umum, termasuk peralatan, seperti tas, helm, kunci agar tidak diletakkan sembarang tempat.

Setibanya Anda ditempat aktivitas segera cuci tangan. Demikian juga saat tiba di rumah, segera bersihkan kendaraan dan diri Anda sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga. Namun demikian, anjuran untuk beraktivitas di rumah saja saat terjadi pandemi COVID-19  adalah cara terbaik untuk mencegah dan meminimalkan penularan virus.

Selain melakukan beberapa tindakan preventif untuk mencegah tertular COVID-19, masyarakat yang melakukan perjalanan dan memiliki mobilitas tinggi juga perlu melengkapi diri dengan asuransi kecelakaan karena risiko kecelakaan dapat terjadi saat berkendara.

Hal ini perlu diingat, bahwa selalu ada risiko kecelakaan saat kita berkendara walaupun jalan sepi karena mayoritas masyarakat sedang tidak berkantor, dan melaksanakan kuliah dan sekolah dengan sistem online.

“Kami setuju dan mendukung kebijakan WFH. Namun, jalan yang terlihat lengang bukan berarti sudah pasti aman bagi pengendara. Jalan licin dan berlubang atau ulah pengendara lain yang tidak tertib berlalu lintas sangat rawan menyebabkan kecelakaan. Bagi mereka yang harus tetap bekerja atau melakukan perjalanan sebaiknya melengkapi diri dengan  perlindungan asuransi karena selalu ada risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Evan, seseorang yang memiliki jabatan tinggi di perusahaan asuransi yang ada di Indonesia.

Membeli asuransi di saat wabah COVID-19 tentu tidak mudah karena saat ini kita diharapkan menghindari pertemuan atau berada di tempat umum. Tetapi, memiliki asuransi saat ini bisa disiasati dengan mencari asuransi yang dapat dibeli secara online.

“Tetaplah waspada, ikuti petunjuk serta saran pemerintah dan ahli medis dalam menghadapi wabah COVID-19, pun saat Anda harus berada di jalan raya tetap utamakan keselamatan, patuhi rambu lalu lintas, dan miliki asuransi kecelakaan, karena jika risiko kecelakaan dapat menyebabkan kerugian fisik dan finansial bagi pengendara juga keluarganya.” tutup Evan.

Sumber :industry.co.id/read/63630/program-wfh-perlu-lindungi-diri-dengan-asuransi-kecelakaan