Properti & kendaraan sumbang premi terbesar

31 May 2016, 15:53

Asosiasi asuransi umum Indonesia (AAUI) menyebut lesunya konsumsi domestik menjadi salah satu tantangan yang dihadapi industri pada kuartal pertama tahun ini. Hal ini tercermin dari kurang bergairahnya pertumbuhan di lini bisnis asuransi properti dan asuransi kendaraan. Angka penjualan kendaraan bermotor dan permintaan properti yang cenderung turun ikut menekan kinerja dari kedua lini bisnis terebut.

Meski begitu, kedua lini bisnis tersebut tetap jadi tulang punggung industri asuransi umum. Kalau digabung, sumbangan keduanya hampir mencapai 57% dari keseluruhan premi. Dari lini bisnis asuransi properti, sumbangannya mencapai Rp 4,18 triliun dalam tiga bulan pertama tahun ini. asuransi kendaraan bermotor mengikuti dengan menyumbang premi sebesar Rp 4,10 triliun.

Meski kontribusinya masih sangat besar, namun secara pertumbuhan kedua lini bisnis ini terbilang mini. Asuransi properti dan kendaraan bermotor masing-masing hanya naik 2,1% dan 0,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain sejumlah lini bisnis lain yang mencerminkan sektor produktif mampu mencatatkan pertumbuhan yang lebih baik. Di marine cargo misalnya pertumbuhan premi mencapai 15,2% menjadi Rp 915,5 miliar. Lalu di lini usaha marine hull juga preminya tumbuh 18.1% menjadi Rp 574,4 miliar.

Produk-produk asuransi kredit juga punya kinerja yang terbilang bagus. Lini bisnis ini membukukan premi sebesar Rp 826,12 miliar alias tumbuh 14,8% secara year on year.

Total sepanjang Januari hingga Maret 2016, pelaku usaha asuransi umum mengantongi premi sebesar Rp 14,5 triliun. Angka ini cuma naik 4% secara year on year.

Askrida | Sumber : http://keuangan.kontan.co.id/news/properti-kendaraan-sumbang-premi-terbesar