Prospek asuransi properti diyakini kinclong

16 Feb 2016, 10:15

JAKARTA. Prospek lini bisnis asuansi properti dinilai akan jadi salah satu pilar bisnis asuransi umum di 2016 ini. Pelaku usaha diperkirakan akan makin bergantung pada segmen ini untuk meraup premi.

Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Yasril Y Rasyid menyebut prospek di industri properti tahun ini terbilang lebih cerah ketimbang lini bisnis lain. Sebut saja asuransi kendaraan bermotor, kesehatan, hingga migas.

Dus, pertumbuhan premi dari asuransi properti pun diyakini bakal lebih tinggi ketimbang lini bisnis tersebut. "Kontribusi dari lini bisnis ini pun kemungkinan bisa lebih tinggi lagi," kata Yasril belum lama ini.

Lini bisnis ini sendiri secara tradisi memang menjadi salah satu penyumbang premi terbesar dari industri. Di tahun lalu prosi dari premi asuransi kendaraan diperkirakan berada di kisaran 28% dari total premi yang berhasil dikantongi industri. Bukan tak mungkin, kontribusi ini akan makin mendekati 30% di penghujung tahun ini.

Permintaan properti di tahun monyet api ini diyakini masih akan tetap tetap tinggi sehingga mendorong lini bisnis ini. Termasuk untuk perumahan yang sesuai dengan kebutuhan permukiman masyarakat yang terus meningkat.

Begitu pula dari segmen korporasi. Pertumbuhan ekonomi yang diramal lebih baik di 2016 dipercaya akan mendongkrak aset porperti korporasi untuk bisa diproteksi oleh pelaku usaha asuransi umum.



Sumber: http://keuangan.kontan.co.id/news/prospek-asuransi-properti-diyakini-kinclong