Proyek marak, bisnis surety bond semarak

23 Mar 2017, 08:36

Upaya pemerintah memacu proyek infrastruktur menjadi berkah bagi bisnis surety bond atau penjaminan. Premi surety bond diperkirakan bakal tumbuh dua digit.

Ketua Bidang Statistik Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dadang Sukresna bilang, tahun ini anggaran belanja infrastruktur pemerintah mencapai Rp 346 triliun.

Bujet tersebut naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 317 triliun. Ia yakin, kenaikan anggaran infrastruktur akan mendongkrak bisnis asuransi penjaminan proyek.

Dadang optimistis lini bisnis ini akan mampu melanjutkan tren positif yang dicapai pada tahun lalu dan berpotensi tumbuh hingga dua digit. "Bisnis ini terbilang menjanjikan karena punya klaim rasio yang sehat," kata Dadang, akhir pekan lalu.

Catatan AAUI, di tahun 2016, perolehan premi industri asuransi umum dari lini bisnis asuransi penjaminan menyentuh Rp 1,98 triliun. naik 29,3% dibandingkan tahun 2015 sebanyak Rp 1,53 triliun. Asuransi penjaminan ini menjadi salah satu lini usaha yang tumbuh signifikan di tengah perlambatan premi asuransi umum.

Pangsa pasar asuransi penjaminan dibanding total bisnis asuransi umum naik dari 2,6% di 2015 menjadi 3,2% per akhir tahun lalu. Dalam rentang waktu yang sama, rasio klaim lini bisnis ini justru bisa ditekan dari 31,4% menjadi 21,4%. Sedangkan klaim turun 12% secara year on year menjadi Rp 424,3 miliar.

Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/proyek-marak-bisnis-surety-bond-semarak