Realisasi Pendapatan Sumut Capai 72,72 Persen

19 Oct 2016, 08:07

Medan | Realisasi pendapatan Provinsi Sumatera Utara hingga akhir September 2016 tercatat sebanyak Rp7,253 triliun atau 72,72 persen dari target APBD Induk 2016 sebesar Rp9,973 triliun.

Menurut Gubernur Sumut Ir HT Erry Nuradi jika berdasarkan Rancangan Perubahan (RP) APBD realisasi ini 70,67 persen dari target rancangan perubahan sebesar Rp 10,263 triliun. Dia optimis hingga tahun anggaran berakhir, realisasi pendapatan dapat mencapai target.

Menjawab wartawan di Medan, Sabtu (15/10) Gubsu meminta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) penjaring atau pengelola pendapatan agar terus meningkatkan kinerja maupun inovasinya.

Gubsu menjelaskan dalam posisi struktur organisasi Pemprovsu saat ini terdapat 23 SKPD yang merupakan pengelola pendapatan ditambah bagian laba penyertaan modal dari 5 BUMD dan 2 BUMN yaitu PT Kawasan Industri Medan dan PT Asuransi Bangun Askrida.

Ke-23 SKPD pengelola pendapatan yakni Dinas Kesehatan, RSJ Prof Dr M Ildrem, RSU Haji Medan, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Disperindag, Dinas Pertanian, Badan Lingkungan Hidup, Badan Diklat, Kantor Perwakilan Jakarta, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Tarukim, Disnaker, Dinas Pertambangan dan Energi, Disbudpar, Dispora, Biro Umum, Biro Perlengkapan. Biro Keuangan dan Dinas Pendapatan.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sumut DR H Sahmardan SH MM membenarkan kinerja pendapatan daerah Provinsi Sumatera Utara hingga 30 September 2016 telah mencapai target tahapan yakni 72,72 persen dari target APBD induk 2016. Ini indikasi tahapan kinerja berjalan baik.

Didampingi Kabid PKB Dr Victor Lumbanraja MSi MAP dipaparkan tahapan kinerja pendapatan daerah triwulan III hingga 30 September 2016 sebesar 72,72 persen tersebut merupakan realisasi sebesar Rp 7.253.133.463.711,62 dari target APBD Induk Rp 9.973.988.772.169,00.

Realisasi pendapatan daerah hingga 30 September 2016 dimaksud terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 3.415.980.330.954,41 atau 73,77 persen dari target Rp 4.630.468.147.630,00, Dana Perimbangan Rp1.585.484.249.834 atau 69,76 persen dari target Rp 2.272.745.764.900,00 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 2.251.668.882.923,21  atau 73,33 persen dari target Rp 3.070.774.859.639,00.

Lebih lanjut dijelaskan realisasi PAD hingga 30 September 2016 tersebut terdiri dari Pajak Daerah Rp2.995.470.593.454,27 atau 71,86 persen dari target Rp 4.168.615.291.940,00, Retribusi Daerah Rp 24.214.087.964,57 atau 75,75 persen dari target Rp 31.964.608.650,00. (ts-02)

askrida | Sumber : www.tobasatu.com/2016/10/16/realisasi-pendapatan-sumut-capai-7272-persen