Saya Ibu Rumah Tangga. Sehari-hari lebih banyak mengurusi rumah dan sekolah anak-anak. Sayang juga pada jenjang pendidikan yang pernah saya ambil.

16 Dec 2016, 13:48

Belakangan saya tertarik dengan informasi dari seorang teman yang berprofesi sebagai agen asuransi. Ternyata pekerjaan paruh waktu ini cukup membantu meningkatkan eksistensi mereka, serta menambah penghasilan keluarga. Bahkan dalam kasus teman saya tadi, hal-hal positif itu terlihat lebih menarik.

Karena merasa mampu untuk bergiat seperti teman tadi, serta ketersediaan waktu luang yang cukup, mendorong saya untuk mengumpulkan referensi.

Setelah mencari referensi, saya menemukan bahwa secara garis besar agen itu terbagi dua; Agen Asuransi Jiwa (kebetulan teman saya tadi adalah salah satunya) dan Agen Asuransi Umum.

Terus terang, saya tidak mendapatkan banyak informasi perihal Agen Asuransi Umum. Karena itu, dengan surat ini, saya bermaksud untuk menanyakan perihal Agen Asuransi Umum ini kepada redaksi Website Askrida, terutama perihal syarat-syarat keikutsertaan, dan fasilitas keagenan yang ditawarkan perusahaan.

Demikian dan terimakasih atas perhatian dan tanggapannya.

Jawaban :

Sebelumnya terima kasih atas surat/email Ibu kepada Tim Redaksi. Senang berkenalan dengan Ibu, yang tertarik berkiprah mendistribusikan jasa asuransi. Energi baru untuk sama-sama mengembangkan industri perasuransian tanah air.

Mencermati pencarian berbagai referensi yang telah Ibu lakukan,  maka kami beranggapan bahwa Ketentuan regulasi berkaitan dengan keagenan Asuransi (seperti; UU Nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian; PP Nomor 73 tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian; dan POJK Nomor 23/POJK.05/2015 tentang Produk Asuransi dan Pemasaran Produk Asuransi) telah Ibu pelajari sebelumnya.

Kerena ketentuan umum berkaitan dengan keagenan, tidak berbeda antara asuransi jiwa dengan asuransi Umum, maka kami hanya akan mengingatkan kembali pada point-point berikut :

  1. Agen asuransi hanya dapat berikatan dengan satu perusahaan asuransi sejenis.
  2. Agen asuransi harus memiliki sertifikat keagenan (dalam hal ini dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia/AAUI)
  3. Agen Asuransi harus memiliki perjanjian keagenan dengan perusahaan asuransi yang diageni.
  4. Agen asuransi harus mengetahui secara tepat, berkenaan dengan batas tanggung jawab perusahaan dan hak tertanggung, sesuai  maksud perjanjian asuransi (polis produk pertanggungan). Karena segala janji kepada tertanggung, yang menyimpang dari (maksud) polis, akan menjadi tanggung jawab pribadi agen asuransi.

Berkaitan dengan fasilitas keagenan, jenis dan kuantitas yang akan diberikan akan sangat bervariasi. Namun secara garis besar, yang kita kenal terdiri atas 2 hal berikut :

  1. Komisi/Jasa Keperantaraan (termasuk jasa keperantaraan tidak langsung/berjenjang).
  2. Fasilitas pendidikan/pelatihan.

Selain itu, dapat diberikan pula fasilitas berupa; reward pencapaian target, gimmic pemasaran perusahaan, tunjangan transportasi, alat komunikasi/tunjangan pulsa, ruang kantor, pinjaman kredit kendaraan bermotor dll.

Ketersediaan fasilitas semacam ini sangat bergantung pada kondisi keuangan perusahaan dan kekuatan strategi keagenannya. Selain itu, ia juga bergantung pada kuat tidaknya selling point  Si Calon Agen sendiri, yang dinilai pada saat negosiasi. Semakin besar pasar yang dibawanya, semakin luas jaringan yang ia miliki, semakin baik portofolio keuntungan bisnis yang dibawa, akan semakin tinggi daya tawarnya terhadap fasilitas-fasilitas perusahaan.

Asuransi umum memiliki produk yang sangat beragam; Asuransi Kebakaran/Property, Kendaraan Bermotor/Heavy Equipment, Pengangkutan, Rangka Kapal, Engineering, Suretyship, Kredit, Oil and Gas, Satelit dan masih banyak lagi. Tantangannya adalah,  untuk memasarkan setiap produk asuransi diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang baik pada tiap-tiap produk, dan itu tidak mudah, karena itulah jumlah agen asuransi umum tidak sebanyak jumlah agen asuransi jiwa. Namun peluangnya masih terbuka sangat luas. Persentase masyarakat Indonesia yang mengerti dan membeli asuransi  masih sangat kecil, terlebih pada produk-produk asuransi umum. Perlu kerja keras kita untuk terus dan semakin luas memasyarakatkan manfaat jasa asuransi.

Format jawaban lebih khusus, serta nama/nomor kontak lebih lanjut, telah kami kirimkan ke alamat email Ibu.

Tulis Komentar

Komentar