Selamat siang, saya ada salah satu agen asuransi di salah satu perusahaan asuransi umum di daerah Bengkulu, saya ditugaskan disini baru 3 bulan, saya hanya ingin mengetahui apakah PT Asuransi Bangun Askrida tidak merasa bahwa aturan OJK tidak terlalu ketat dan membatasi kreatifitas para pelaku pemasar?? Apalagi dengan memberlakukan diskon premi asuransi.

02 Nov 2016, 09:40

Jawaban :

Salam Hormat,

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas email Ibu, kami merasa bahagia dan terhormat atas komunikasi ini. Kami pun menangkap perubahan yang Ibu rasakan di perusahaan asuransi umum tempat Ibu sekarang beragensi, terkait pendekatan terhadap nasabah/calon nasabah Ibu. Berdasarkan itu, Ibu meminta sharing kami.

Sebagai saudara sesama perusahaan asuransi umum, kami merasakan pula yang Ibu dan perusahaan rasakan. Tentu kami sendiri pun harus menyesuaikan diri pada setiap perubahan/dinamika regulasi.

Dari email Ibu sejauh ini, dapat kami perkirakan bahwa perubahan regulasi yang Ibu maksud, adalah terkait Surat Edaran OJK Nomor: SE-06/D.05/2013, yang sebenarnya sudah dikeluarkan sejak 31 Desember 2013. SE ini mengatur lini property dan asuransi kendaraan bermotor. Khusus berkenaan dengan ketentuan diskon, berikut kami cuplik Lampiran II SE dimaksud, pada Bab IV. Diskon :

IV. DISKON

  1. Perusahaan Asuransi Umum hanya dapat memberikan diskon kepada tertanggung langsung.
  2. Pemberian diskon hanya dapat dilakukan untuk polis perpanjangan dengan objek asuransi yang sama di Perusahaan Asuransi Umum yang sama apabila tidak terjadi klaim di periode sebelumnya.
  3. Besarnya diskon sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dan 2 tidak boleh melebihi 5% (lima per seratus) dari tarif premi pada polis perpanjangan untuk tarif premi FLEXAS.
  4. Perusahaan Asuransi Umum tidak diperkenankan memberikan diskon atas dasar perpanjangan untuk pertanggungan jangka panjang (lebih dari 1 tahun).
  5. Premi yang dibukukan untuk polis perpanjangan adalah nilai premi setelah diskon.

Kami memang menyadari bahwa pembatasan ini akan berdampak pada turunnya fleksibilitas kita dalam melayani calon tertanggung. Ibu benar! Bahwa ‘energi kreatif’ (meminjam istilah Ibu) itu akan terbatasi. Padahal, diskon adalah salah satu ‘senjata’ pelayanan kita, termasuk untuk memenangkan hati calon tertanggung.

Agar berimbang, mari kita lihat dari sudut pandang yang berbeda:

Dalam praktik di pasar, ‘energi-energi kreatif’ yang Ibu maksud, oleh beberapa tenaga pemasaran yang ‘terlalu kreatif’ telah dimanfaatkan secara berlebihan, hanya sekadar untuk menarik calon tertanggung mengikuti program asuransi dan membayarkan premi. Demikian beraninya mereka menggiring ‘persaingan harga’, hingga tidak segan untuk hanya menyisakan sedikit premi, yang belum tentu cukup untuk memberikan pelayanan yang baik saat klaim benar-benar terjadi. Dengan ringan, sebagian mereka berfikir seolah-olah itu bukan tanggung jawab mereka, pelayanan mereka telah berakhir setelah premi dibayarkan dan jasa keperantaraan diterima.

Praktik-praktik semacam ini, merugikan kredibilitas insan-insan asuransi lainnya yang benar-benar tulus untuk membantu tertanggungnya, termasuk Ibu dan kami.

Dalam pandangan kami, hal inilah yang menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Regulasinya diarahkan untuk memberikan perlindungan tidak hanya kepada tertanggung, tetapi juga kepada kita sebagai penanggung. Memastikan kecukupan dana untuk melaksanakan janji pertanggungan, serta meminimalisir celah bagi pihak-pihak yang berpotensi merugikan citra industri asuransi secara keseluruhan.

Tulis Komentar

Komentar