Semester II/2015, Komposisi Pasar Asuransi Umum Diprediksi Stagnan

19 Aug 2015, 11:00

Bisnis.com, JAKARTA - Komposisi pangsa pasar asuransi umum pada semester II/2015 diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan dengan ditopang sejumlah lini bisnis andalan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Julian Noor mengatakan pada kuartal II/2015 komposisi pangsa pasar tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kondisi tersebut, jelasnya, masih akan berlanjut hingga akhir tahun ini.

Dia mengatakan lini usaha asuransi properti, kendaraan dan kesehatan masih menjadi tumpuan dalam raihan total premi.

“Tiga besar lini bisnis tidak akan bergerser. Tidak ada perubahan yang signifikan sejak kuartal I/2015,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (18/8/2015).

Data AAUI menunjukkan pada kuartal I/2015 tiga lini asuransi tersebut masih mendominasi komposisi bisnis, yakni asuransi harta benda atau properti 29,4%, kendaraan 29,2% dan kesehatan 9,0%.

Kemudian menyusul, lini usaha asuransi pengankutan laut 5,7%, kredit 5,2%, tanggung gugat 4,1%, kecelakaan 3,6%, rangka kapal 3,5% dan aneka 3,4%. Sementara itu, sekitar 6,9%  pangsa pasar asuransi umum dilengkapi dengan lini bisnis rekayasa, penerbangan, penjaminan, energi dan satelit.

Christian Wanandi, Presiden Direktur Asuransi Wahana Tata, juga mengungkapkan prospek bisnis pada semester genap tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan semester sebelumnya. Sejumlah lini bisnis andalan, seperti properti dan kendaraan bermotor, dinilai masih akan mendominasi portofolio perusahaan.

Kendati begitu, dia menuturkan kedua sektor tersebut memiliki potensi untuk mendorong pendapatan perusahaan. Lini bisnis properti, sebutnya, akan terdorong perpanjangan asuransi dan sejumlah proyek besar yang umumnya direalisasikan pada semester kedua.

“Overall pertumbuhan masih dengan komposisi yang sama. Properti sedikit lebih berpotensi tumbuh dibandingkan yang lainnya,” kata Christian.

Christian menilai lini bisnis kendaraan bermotor juga masih akan melandai. Namun, dia menuturkan sektor tersebut akan bergantung pada perhelatan pameran yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

Apalagi, jelasnya, belum lama ini bank sentral mengeluarkan kebijakan yang memangkas batasan uang muka untuk kendaraan bermotor. Sedangkan, sejumlah lini bisnis asuransi lain, seperti marine cargo dan oil & gas, dinilai masih akan melambat pertumbuhannya.

“Kita lihat hasil IIMS dan GIIAS. Semoga itu bisa mendongkrak kendaraan bermotor,” ungkapnya.

http://finansial.bisnis.com/read/20150819/215/463496/semester-ii2015-komposisi-pasar-asuransi-umum-diprediksi-stagnan