Target Asuransi Usaha Ternak Sapi Meleset

07 Jun 2017, 09:06

Target program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di wilayah Kabupaten Klaten meleset. Dari target total 5.000 ekor sapi hanya tercapai 850 ekor.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Usaha Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Pemkab Klaten, Triyanto jumlah yang ikut masih sedikit dari target. “Sampai bulan Mei baru ada 850 ekor sapi yang diikutkan asuransi,” jelasnya, Kamis (1/6).

Dikatakannya, sapi sebanyak 850 ekor dari 35 kelompok ternak itu didominasi dari wilayah Kecamatan Prambanan, Kemalang dan Jogonalan. Jumlah yang ikut serta asuransi itu hanya sekitar 10 persen dari potensi sapi yang ada sebanyak 15.000 ekor.

Jumlah capaian itu masih jauh dari target Kabupaten Klaten sebanyak 5.000 ekor dan di tingkat Jawa Tengah sebanyak 20.000 ekor. Sapi yang bisa ikut asuransi itu usia delapan bulan atau satu tahun ke atas. Dalam program yang dijalankan sejak tahun 2017 itu, premi asuransinya Rp 200.000 per ekor. Namun peternak tidak membayar penuh sebab mendapat subsidi dari pemerintah sebesar Rp 160.000 sehingga peternak hanya membayar premi Rp 40.000 per ekor per tahun.

Meski nilai premi hanya Rp 40.000 per ekor per tahun, tetapi jika terjadi kematian karena sakit, kecelakaan atau kehilangan akan mendapatkan ganti rugi Rp 10 juta. Di Klaten sudah ada lima sapi yang diklaimkan pencairan asuransinya.

Sementara itu, meskipun baru mendapatkan 850 ekor sapi, Pemkab Klaten sudah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai kabupaten pelaksana program AUTS berprestasi 2017. (Achmad Hussain/ CN33/ SM Network)

Sumber : berita.suaramerdeka.com/target-asuransi-usaha-ternak-sapi-meleset