Thailand Wajibkan Turis Memiliki Asuransi Travel

17 Jan 2017, 16:04

BANYAK traveller memiliki asuransi kesehatan di negara mereka. Tetapi, asuransi tersebut tidak bisa melindungi mereka saat traveling. Melihat hal ini, pemerintah di Thailand mengharuskan seluruh traveller memiliki asuransi travel.

Pasalnya, pulau di Thailand, yakni Phuket memiliki masalah besar bagi traveler yang tidak memiliki asuransi. Turis yang datang ke pantai popular tersebut banyak mengalami kecelakaan, namun tidak bisa membayar tagihan rumah sakit mereka.

Dengan estimasi rumah sakit di seluruh Thailand mengalami kerugian sebesar Rp665 juta, 12 bulan belakangan ini.

Turis tidak bisa membayar UGD

Sekitar 25 ribu turis yang mengunjungi Phuket, hanya seribu yang memiliki asuransi travel. Sementara mereka hanya bisa membayar perawatan tes darah, anti biotik, atau gatal-gatal. Sementara bagi yang harus memiliki kebutuhan berlebih, tidak sanggup membayarnya.

Mendapatkan solusi

Thailand sudah meluncurkan skema asuransi bagi travelers selama beberapa tahun belakangan ini, dan mereka bahkan memberikan harga sebesar Rp200 ribuan. Tetapi banyak turis yang menolak, berdasarkan penyataan Gubenur Phuket, Chamroen Tipayapongtada, turis yang masuk ke negara tersebut harus membayar asuransi.

“Kami harus memiliki koordinasi yang baik dengan Thailand sebagai tempat tiba dan keberangkatan untuk mengajak turis membeli asuransi kesehatan,” jelasnya.

Harga beralasan dan kesadaran yang bagus

Harga untuk asuransi travel sangat beralasan sekitar Rp 250 – Rp 600 ribuan untuk mendapatkan asuransi sebesar Rp10 juta hingga Rp 150 juta. Ini merupakan manfaat yang sangat baik untuk diraih, oleh karena itu turis harus sadar akan kepentingannya.(fid)

askrida | Sumber : lifestyle.okezone.com/read/2017/01/13/406/1591191/thailand-wajibkan-turis-memiliki-asuransi-travel