Tiga Broker Asuransi Ikut Tender Asuransi Impor Beras Bulog

22 Feb 2018, 14:22

Tiga perusahaan broker asuransi ikut serta dalam tender asuransi pengangkutan untuk impor beras sebanyak 346.000 ton yang dilakukan oleh Perum Bulog.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Andrianto Wahyu Adi menyampaikan tiga perusahaan broker asuransi ikut serta dalam tender asuransi pengangkutan yang dibuka oleh Bulog sejak pekan lalu. Namun, satu perusahaan broker asuransi dinilai gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Dengan demikian, tersisa dua perusahaan broker asuransi yang ikut dalam tender asuransi pengangkutan meski tidak disebutkan namanya. Rencananya, tender akan selesai dalam pekan ini. Sementara itu, pengapalan dijadwalkan mulai awal Februari.

Andrianto mengatakan potensi premi dari asuransi pengangkutan kegiatan impor beras ini sekitar Rp5,5 miliar. Nilai ini dihitung dari ketentuan jaminan pengangkutan atas segala resiko atau institute cargo clauses A yakni sekitar 0,1%-0,2% dari 110% nilai barang.

Adapun, nilai impor beras sebanyak 346.000 ton sekitar Rp2,5 triliun. Nilai impor ini diperoleh dengan memperhitungkan harga beras sekitar Rp7.300 per kg.

“Broker asuransi lokal yang ikut tender. Nantinya, broker ini yang akan bersama dengan asuransi domestik membuat semacam sindikasi atau konsorsium,” katanya.

Sekretaris Perum Bulog Siti Kuwati mengatakan, perusahaan selalu mengutamakan perusahaan asuransi BUMN sebagai wujud sinergi BUMN. Namun, tidak seluruhnya menggunakan perusahaan asuransi BUMN. Perusahaan tetap dengan mempertimbangkan pengalaman dan kinerja asuransi dalam memberikan perlindungan pelaksanaan pengiriman beras Bulog.

“Dalam rangka mengantisipasi resiko yang terjadi, maka seluruh kegiatan pengiriman barang milik Bulog via angkutan kapal laut diasuransikan,” katanya.

Sumber : finansial.bisnis.com