Tiga Ribu Nelayan Berau Ikut Asuransi

01 Mar 2018, 17:14

Dalam rangka memberikan jaminan perlindungan atas risiko nelayan di Indonesia, salah satunya melalui program asuransi nelayan.

Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha, Dinas Perikanan Berau, Ramli mengatakan asuransi nelayan di Kabupaten Berau telah berjalan selama dua tahun. Dalam waktu tersebut, sebanyak 3.000 nelayan telah menjadi peserta program asuransi nelayan, dari jumlah total nelayan di Berau sebanyak 4.076.

“Penerima program itu adalah nelayan yang memenuhi syarat dan ketentuan. Yakni memiliki kartu nelayan, berusia maksimal 65 tahun, menggunakan kapal berukuran maksimal 10 gross ton, dan tidak pernah mendapatkan bantuan program asuransi pemerintah,” ujarnya.

“Untuk peserta asuransi nelayan di tahun pertama, tidak membayar premi tetapi di tahun selanjutnya nelayan harus membayar Rp 175 ribu per tahun, yang dibayarkan langsung” jelas Ramli.

Nilai manfaat per nelayan berupa santunan kecelakaan akibat aktivitas penangkapan ikan. Apabila meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp 200 juta, Rp 100 juta apabila menyebabkan cacat permanen, dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan. Tak hanya saat melakukan aktivitas penangkapan ikan, nilai manfaat asuransi juga mencakup kecelakaan di luar saat tidak sedang bekerja.

“Per orang mendapatkan santunan Rp 160 juta apabila meninggal dunia, Rp 100 juta apabila mengalami cacat tetap, dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan,” jelasnya.

Selama program tersebut berlangsung, Dinas Perikanan Berau telah menerima klaim sebanyak 9 orang nelayan dari Berau meliputi, nelayan Maratua, Tabalar, Semurut, dan Karangan. Semuanya meninggal saat sedang tidak melaut atau meninggal dengan sebab musabab lain.

“Jadi keluarga mereka mendapat asuransi sebesar Rp 160 juta,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ramli mengatakan hadirnya asuransi nelayan tentunya sangat membantu nelayan dan keluarganya, terutama saat mengalami kecelakaan dan musibah lainnya.

“Dihimbau juga kepada nelayan, jika masa waktu asuransi nelayan telah habis, diharapkan segera memperpanjang masa berlakuknya. Setidaknya, sebulan sebelum berakhir masa berlaku, sesuai ketentuan perpanjangan satu tahun sekali,” pinta Ramli.(*/nar/asa)

Sumber : berau.prokal.co/read/news/53839-tiga-ribu-nelayan-berau-ikut-asuransi