Tips Agar Tidak Tertipu Oleh Agen Asuransi

04 Jun 2018, 09:02

Banyaknya perusahaan asuransi skala global yang ada di Indonesia, membuat agen-agen asuransi bersaing ketat dalam mencari nasabah agar bergabung ke perusahaannya.

Namun ada sebagian perusahaan asuransi yang tidak terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK), justru memanfaatkan para nasabah untuk mencari keuntungan.

"Memang benar saat ini banyak agen-agen asuransi yang mencari nasabah. Namun seandainya ada agen dari asuransi yang tidak benar, maka masyarakat yang ditelepon oleh agen tersebut bisa langsung membantah atau menolak tawaran mereka," kata Direktur salah satu perusahaan yang ada di Indonesia, Rudy F Manik.

Rudy menjelaskan, perusahaan asuransi harus terdaftar dalam OJK. Selain itu, agen-agen dari pihak asuransi juga harus berlisensi dari perusahaan.

"Jadi, agen-agen yang resmi itu harus ada lisensinya. Seandainya ada konsumen yang menolak tawaran dari agen, maka agen tidak boleh memperpanjang wawancara kepada konsumen," jelasnya.

"Jika agen tetap memaksa agar konsumen mau menerima tawarannya dan konsumen tetap tidak mau, konsumen berhak melaporkannya ke pihak OJK," tegas Rudy.

Oleh karena itu, sambung Rudy, pihaknya akan melakukan edukasi keuangan yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu cara efektif dalam menangani pengucilan sosial bagi masyarakat.

"Untuk itu kami berkomitmen penuh mengantisipasi risiko keuangan dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat," ungkapnya.

Rudy mengatakan perlunya literasi keuangan agar masyarakat paham bagaimana cara manajemen keuangan di masa mendatang.

"Edukasi ini kita berikan pemahamannya kepada masyarakat agar meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi risiko kehidupan dimasa depan melalui berbagai program edukasi keuangan dan kesehatan," tukasnya.(jw/eal)

Sumber : news.analisadaily.com/read/tips-agar-tidak-tertipu-oleh-agen-asuransi/549753/2018/05/04