Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Tidak Merusak Potensi Anak

Kliping Berita / 21 Dec, 2023
Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Tidak Merusak Potensi Anak
Kebiasaan yang Harus Dihindari agar Tidak Merusak Potensi Anak

Potensi dan bakat seseorang sebenarnya terbentuk sejak masih kecil. Agar anak bisa mengembangkan potensi secara maksimal, orangtua perlu menghindari beberapa kebiasaan dan pola asuh orang tua. 


Pakar pendidikan anak usia dini Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Rachma Hasibuan yang dikutip dari sejumlah sumber menjelaskan bahwa setiap ucapan orang tua bisa berdampak pada psikologis dan perkembangan karakter anak. 


Karena itulah, orang tua harus hati-hati dalam memilih kalimat yang akan diucapkan. Dalam konteks ini, ada beberapa kebiasaan orang tua yang tanpa disadari itu berdampak pada potensi dan perkembangan anak. 


Kebiasaan yang merusak perkembangan anak Kebiasaan-kebiasaan yang berpotensi merusak pertumbuhan buah hati di antaranya yakni: 


1. Membanding-bandingkan anak dengan saudara atau anak lainnya

Ini bisa meruntuhkan kepercayaan diri anak pada usaha dan kemampuannya. Mentalitas anak bisa tertekan dan mereka jadi takut untuk melakukan apapun dan lamban laun itu membatasi perkembangan potensi mereka. 


2. Menyakiti perasaan dengan mengatakan hal-hal negatif seperti celaan fisik atau psikis

Dampak tindakan ini adalah anak menjadi tidak percaya diri, membenci dirinya sendiri, merasa cemas bahkan dalam waktu yang lama itu bisa sampai terjadi gangguan mental. 


3. Suka 'mengkambinghitamkan' anak atas suatu kejadian atau persoalan

Biasanya ada beberapa orang tua yang ketika ada persoalan melimpahkan kekesalan kepada anaknya dengan kata-kata, seperti gara-gara kamu nih, karena perbuatanmu, ulahmu, dan kata serupa lainnya.

Anak yang sering jadi dikata-katain sebagai penyebab dari persoalan bisa cenderung diam, tidak berani mengungkapkan pendapatnya karena takut disalahkan. Anak berpotensi diam dan tidak menceritakan apapun kepada orang tuanya. Dikhawatirkan anak menceritakan permasalahannya kepada orang yang tidak tepat di luar sana. 


4. Menakut-nakuti anak dengan suatu hal

Beberapa tindakan ini seperti menyampaikan kalimat; kalau tidak bobo, nanti digigit setan dan berbagai ucapan menakutkan lainnya. Hal seperti itu secara tidak langsung menimbulkan efek ketakutan serius bagi anak, merusak imajinasi mereka tentang realitas dan lama kelamaan anak berpotensi trauma. 


5. Membiasakan atau mengucapkan kalimat yang ‘membuang’ nilai positif

Contohnya dari kebiasaan ini seperti "Nak, berbohong itu tidak masalah loh". Kalimat-kalimat tersebut dapat berpengaruh negatif dimana anak akan merasa bahwa berbohong merupakan hal yang wajar.(***)

Tags:
Artikel Lain
21 May 2026
Sharing
Jajaran Manajemen Askrida Silaturahmi dan Laporkan Progres Kinerja kepada Gubernur Sumatera Barat

Padang — Jajaran manajemen PT Asuransi Bangun Askrida melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat di Istana Gubernuran Sumatera Barat, Padang, dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan serta menyampaikan perkembangan dan progres kinerja perusahaan.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh seluruh Direksi PT Asuransi Bangun Askrida, Divisi Corporate Secretary (Corsek), serta Kepala Cabang Askrida Padang. Rombongan diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Barat beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen Askrida menyampaikan berbagai capaian kinerja perusahaan,...

Baca Artikel
23 Apr 2026
Sharing
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Asuransi Kerugian antara PT Asuransi Bangun Askrida dan Bank BPD Bali

Denpasar – PT Asuransi Bangun Askrida (Askrida) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang asuransi kerugian. Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat sinergi bisnis serta memperluas akses perlindungan asuransi bagi nasabah perbankan.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Denpasar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak Bank BPD Bali, hadir Direktur Utama beserta jajaran direksi, serta para pejabat...

Baca Artikel
22 Dec 2025
Sharing
ASKRIDA PERINGATI HUT KE-36 Solid dalam Langkah, Hebat dalam Karya

PT Asuransi Bangun Askrida (ASKRIDA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 pada tanggal 2 Desember 2025. Ini sebagai momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan kebersamaan dalam menghadapi dinamika industri asuransi nasional.

Rangkaian peringatan HUT ke-36 diawali dengan acara utama yang diselenggarakan di Kantor Pusat ASKRIDA, melibatkan jajaran Komisaris, Direksi, dan karyawan. Kegiatan ini diisi dengan ungkapan rasa syukur, doa bersama, serta pemberian apresiasi kepada karyawan sebagai wujud penguatan soliditas dan semangat kebersamaan internal.

Sebagai acara lanjutan, ASKRIDA...

Baca Artikel