Tidak Hanya Penunjuk Arah, Berikut Fitur Google Map yang Sangat Bermanfaat

Kliping Berita / 01 Dec, 2023
Tidak Hanya Penunjuk Arah, Berikut Fitur Google Map yang Sangat Bermanfaat
Tidak Hanya Penunjuk Arah, Berikut Fitur Google Map yang Sangat Bermanfaat

Google Maps merupakan fitur aplikasi peta yang ada di smartphone. Aplikasi ini digunakan untuk membantu menemukan arah jalan sesuai tujuan yang telah ditentukan. 


Aplikasi Google Maps dilengkapi dengan fitur suara sehingga dapat memberitahu pengemudi kapan saatnya harus berbelok, berapa lama waktu perjalanan untuk sampai ke lokasi tujuan, hingga melihat kondisi lokasi tujuan. Kendati demikian, tahukah Anda bahwa Google Maps menyimpan berbagai macam fitur selain sebagai penunjuk arah jalan? 


1. Memantau lalu lintas


Google Maps dapat digunakan untuk memantau jalanan yang macet. Untuk memantau jalan yang macet, pengguna bisa mengetahuinya dengan memperhatikan beberapa kode warna yang muncul. Kode warna itu di antaranya oranye, biru, hijau, dan merah. 


Kode warna ini nantinya akan keluar ketika pengguna telah menentukan lokasi tujuan. Berikut arti dari tiap kode warna tersebut: Hijau: lalu lintas lancar. Oranye: jumlah arus lalu lintas sedang. Merah: ada penundaan lalu lintas atau macet. Apabila warna merah semakin terlihat gelap, artinya kecepatan lalu lintas semakin lambat. Adapun garis abu-abu atau biru yang muncul di peta adalah penunjuk rute perjalanan. 


2. Penerapan ganjil-genap


Rekayasa lalu lintas ganjil genap beberapa kali dilakukan di perkotaan besar seperti DKI Jakarta. Ganjil genap juga sempat diterapkan dalam rekayasa lalu lintas menjelang mudik Lebaran 2022 lalu. Untuk mengetahui penerapan ganjil genap, pengemudi bisa memanfaatkan fitur aplikasi Google Maps. 


Berikut cara untuk mengetahuinya: Buka aplikasi Google Maps, kemudian masukkan lokasi yang ingin dituju. Pastikan bahwa GPS sudah aktif. Klik tombol “Directions" untuk melihat rute perjalanan yang akan dilewati. Pilih jenis kendaraan mobil, kemudian tekan ikon mobil yang ada di bawah informasi lokasi yang akan dituju. Memilih opsi motor tak akan memunculkan opsi ganjil-genap. Setelah rute muncul, pilih opsi tiga garis vertical yang ada pada pojok kanan atas layar aplikasi dan pilih “Route Options”. 


Selanjutnya akan muncul menu opsi “Driving Options” yang akan menanyakan pelat nomor kendaraan apakah ganjil atau genap. Penentuan angka ganjil dan genap ditentukan oleh satu digit nomor terakhir. Usai menentukan jenis pelat nomor kendaraan Anda ganjil atau genap, klik tombol “Done”. Dengan begitu Google akan menampilkan rute yang bisa dilewati oleh kendaraan Anda apakah bisa melewati jalur ganjil genap atau harus melewati jalur lainnya. Anda bisa klik "Start" untuk memulai perjalanan. 


3. Memantau penerapan one way


Selain ganjil genap, rekayasa lalu lintas one way juga bisa diketahui melalui aplikasi Google Maps. Berikut cara untuk memantau penerapan one way melalui aplikasi Google maps: Aktifkan GPS pada smartphone. Buka aplikasi Google Maps. Pilih lokasi tujuan dengan menuliskan alamat lokasi tujuan di bagian "Search Here" yang terletak di bagian atas. Klik pada alamat yang akan dituju. Pilih opsi "Direction" untuk menunjukan rute menuju lokasi tujuan. Pada tahap ini, Google Maps akan menunjukkan rute jalan dengan berbagai macam warna, mulai dari warna merah, kuning, dan biru. Apabila jalan di rute yang akan Anda lalui terdapat rambu dilarang masuk, artinya jalan tersebut sedang menerapkan sistem one way. Penerapan one way biasanya diterapkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi karena tingginya jumlah kendaraan yang melintas.


4. Cek tarif tol


Aplikasi Google Maps memperkenalkan fitur cek tarif tol. Indonesia menjadi salah satu negara yang dapat menjajal fitur tersebut. Dikutip dari Kompas.com, Google mengklaim bahwa estimasi tarif tol yang ditampilkan di Google Maps cukup akurat. 


Berikut cara mengecek tarif tol menggunakan aplikasi Google Maps: Buka aplikasi Google Maps. Tekan ikon foto profil yang terletak di pojok kanan atas. Pilih menu "Settings" (Setelan) lalu pilih "Navigation" (Setelan Navigasi). Gulir ke bawah hingga menemukan opsi "See Toll Prices" (Lihat tarif kartu tol). Geser ke kanan hingga berubah menjadi warna biru. Kembali ke halaman utama aplikasi Google Maps. Pilih lokasi yang ingin dituju. Tekan ikon mobil. Selanjutnya, estimasi harga akan muncul secara otomatis pada rute perjalanan yang melalui jalan tol. 


5. Memantau bencana gempa bumi


Google Maps juga bisa digunakan untuk memantau bencana gempa bumi yang terjadi di suatu wilayah. Pusat gempa itu akan muncul di Google Maps ditandai dengan ikon bulat warna merah dengan grafik gelombang. Dikutip dari Kompas.com, Google Maps tidak hanya menampilkan ikon penanda titik gempa, tetapi juga informasi tentang besaran gempa yang akan ditampilkan tepat di sebelah ikon tersebut. Informasi mengenai gempa ini akan muncul secara otomatis sebagai peringatan SOS. 


6. Mencari SPBU terdekat


Tidak asing lagi bahwa aplikasi Google Maps juga bisa digunakan untuk mencari SPBU terdekat. Berikut cara untuk mencari SPBU menggunakan Google Maps: 


Pastikan GPS telah aktif. Buka aplikasi Google Maps. Pilih filter "SPBU" yang ada di bagian atas peta. Google Maps akan menampilkan titik-titik keberadaan SPBU di seluruh area yang ada di dalam peta, baik yang ada di sekitar Anda maupun yang jauh. Agar lebih spesifik untuk menemukan SPBU terdekat yang masih beroperasi, Anda bisa mengatur filter jarak dan waktu buka/beroperasi di bagian atas peta. 


Google Maps akan menampilkan lokasi keberadaan SPBU hanya yang berada di sekitar lokasi Anda. Anda juga bisa mengetuk fitur "Lihat daftar" untuk mengetahui informasi SPBU secara lengkap, baik alamat, jarak dari titik Anda, maupun jam operasionalnya. Fitur ini tidak hanya untuk mencari SPBU terdekat, Anda juga bisa menemukan ATM, pusat perbelanjaan, hingga restoran di sekitar wilayah Anda.

Artikel Lain
21 May 2026
Sharing
Jajaran Manajemen Askrida Silaturahmi dan Laporkan Progres Kinerja kepada Gubernur Sumatera Barat

Padang — Jajaran manajemen PT Asuransi Bangun Askrida melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat di Istana Gubernuran Sumatera Barat, Padang, dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan serta menyampaikan perkembangan dan progres kinerja perusahaan.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh seluruh Direksi PT Asuransi Bangun Askrida, Divisi Corporate Secretary (Corsek), serta Kepala Cabang Askrida Padang. Rombongan diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Barat beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen Askrida menyampaikan berbagai capaian kinerja perusahaan,...

Baca Artikel
23 Apr 2026
Sharing
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Asuransi Kerugian antara PT Asuransi Bangun Askrida dan Bank BPD Bali

Denpasar – PT Asuransi Bangun Askrida (Askrida) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang asuransi kerugian. Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat sinergi bisnis serta memperluas akses perlindungan asuransi bagi nasabah perbankan.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Denpasar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak Bank BPD Bali, hadir Direktur Utama beserta jajaran direksi, serta para pejabat...

Baca Artikel
22 Dec 2025
Sharing
ASKRIDA PERINGATI HUT KE-36 Solid dalam Langkah, Hebat dalam Karya

PT Asuransi Bangun Askrida (ASKRIDA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 pada tanggal 2 Desember 2025. Ini sebagai momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan kebersamaan dalam menghadapi dinamika industri asuransi nasional.

Rangkaian peringatan HUT ke-36 diawali dengan acara utama yang diselenggarakan di Kantor Pusat ASKRIDA, melibatkan jajaran Komisaris, Direksi, dan karyawan. Kegiatan ini diisi dengan ungkapan rasa syukur, doa bersama, serta pemberian apresiasi kepada karyawan sebagai wujud penguatan soliditas dan semangat kebersamaan internal.

Sebagai acara lanjutan, ASKRIDA...

Baca Artikel