Industri asuransi usulkan asuransi bencana jadi asuransi wajib

Kliping Berita / 19 Nov, 2019
Industri asuransi usulkan asuransi bencana jadi asuransi wajib
Industri asuransi usulkan asuransi bencana jadi asuransi wajib

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) sempat mengusulkan agar asuransi bencana alam sebagai asuransi wajib kepada pemerintah. Direktur Eksekutif AAUI Dody AS Dalimunthe bilang hal ini diambil karena telah terbukti rawan bencana.

Ia menyatakan kalau risiko bencana ini hanya dibeli oleh beberapa orang saja atau secara selektif, maka preminya akan relatif besar. Hal ini sudah tercermin dari variasi premi asuransi gempa bumi dalam SEOJK No 6/SEOJK.05/2017.

“Dengan adanya asuransi wajib maka bilangan besar akan terpenuhi, sehingga premi akan lebih ekonomis. Skema asuransi wajib ini mirip dengan BPJS Kesehatan, namun diperuntukkan bagi semua pemilik rumah di Indonesia,” ujar Dody (4/11).

Kendati demikian, Dody mengaku usulan tersebut mengalami kendala. Lantaran jika pembayaran premi menggunakan APBN sebab alasan wajib tadi maka akan dianggap sebagai biaya belanja, dan harus ada aset atau barang yang diperoleh dari belanja tersebut.

“Inilah masalahnya karena asuransi adalah intangible product, dan baru akan bekerja jika ada klaim. Sementara pemerintah pada waktu itu menginginkan jika tidak ada klaim maka premi harus dikembalikan ke negara. Inilah yang tidak dapat diakomodir oleh perusahaan asuransi,” jelas Dody.

Namun, pada tahun lalu, Menteri Keuangan menyampaikan program asuransi bencana dalam rapat tahunan Bank Dunia dan IMF di Bali. Dari sinilah AAUI kemudian mengadakan beberapa pertemuan dengan DPR, DPD, Bappenas, BKF Kemenkeu.

Pertemuan tersebut untuk membahas skema Pembiayaan Asuransi Risiko Bencana (PARB) atau Disaster Risk Financing & Insurance (DRFI). BKF Kemenkeu kemudian membuat roadmap DRFI ini yang salah satu program yg dijalankan oleh Kementerian Keuangan adalah Asuransi Barang Milik Negara (ABMN) atas aset bangunan milik negara.

Dody bilang saat ini asuransi bencana yang banyak ditawarkan oleh perusahaan asuransi adalah risiko gempa bumi dan banjir. Untuk gempa bumi sudah Ada Polis Standar Asuransi Gempa Bumi (PSAGBI) beserta tarif per zona risiko gempa. Adapun untuk risiko banjir menggunakan Klausula perluasan risiko banjir, dengan tarif yang juga sudah diatur sesuai data risiko banjir di wilayah Indonesia.

“Aplikasi risiko gempa bumi dan banjir memang banyak di asuransi properti. Sedangkan di asuransi kendaraan bermotor biasanya perluasan risiko banjir. Untuk zona risiko gempa bumi dan banjir Yang berdampak ke besarnya tarif premi ada di SEOJK No 6/SEOJK.05/2017. Terkait dengan data asuransi bencana, AAUI tidak memiliki data khusus,” pungkas Dody.

Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/industri-asuransi-usulkan-asuransi-bencana-jadi-asuransi-wajib

Tags:
Artikel Lain
22 Dec 2025
Sharing
ASKRIDA PERINGATI HUT KE-36 Solid dalam Langkah, Hebat dalam Karya

PT Asuransi Bangun Askrida (ASKRIDA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 pada tanggal 2 Desember 2025. Ini sebagai momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan kebersamaan dalam menghadapi dinamika industri asuransi nasional.

Rangkaian peringatan HUT ke-36 diawali dengan acara utama yang diselenggarakan di Kantor Pusat ASKRIDA, melibatkan jajaran Komisaris, Direksi, dan karyawan. Kegiatan ini diisi dengan ungkapan rasa syukur, doa bersama, serta pemberian apresiasi kepada karyawan sebagai wujud penguatan soliditas dan semangat kebersamaan internal.

Sebagai acara lanjutan, ASKRIDA...

Baca Artikel
01 Aug 2025
Sharing
Kegiatan Literasi Keuangan ASKRIDA di Pontianak

Pontianak ,  25 Juni 2025 – PT Asuransi Bangun Askrida bekerjasama dengan Universitas Panca Bhakti Pontianak melakukan kegiatan Literasi Keuangan dengan tema Sosialisasi dan Edukasi tentang Pengetahuan Asuransi Umum dan Pengenalan Tentang produk - produk Asuransi Umum dalam rangka Kick Off Bulan Literasi Keuangan Tahun 2025, yang diselenggarakan secara Offline di Kampus Universitas Panca Bhakti, Pontianak.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Univeritas Panca Bhakti Pontianak , acara ini juga dihadiri oleh Dosen dan Mahasiswa Fakultas...

Baca Artikel
21 Dec 2023
Kliping Berita
Kiat Memanfaatkan Fitur Keselamatan Selama Perjalanan Liburan

Saat liburan akhir tahun, banyak keluarga menghabiskan waktu untuk menikmati momentum kehangatan dengan dengan menyambangi sejumlah destinasi wisata favorit. Berkendara dengan mobil pribadi menjadi pilihan kebanyakan keluarga.

Selain merupakan salah satu moda transportasi, berkendara bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan. Anda bisa mengobrol, mendengarkan musik dan menyanyi bersama, serta melihat pemandangan yang ada di jalan. Apalagi kalau perjalanan berkendara tersebut adalah untuk tujuan berlibur. 

Berkendara yang menyenangkan tersebut tentu harus diikuti dengan keamanan. Sebab, keamanan adalah prioritas...

Baca Artikel