Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rendah, Industri Asuransi Langsung Rasakan Dampaknya

Kliping Berita / 04 Sep, 2020
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rendah, Industri Asuransi Langsung Rasakan Dampaknya
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rendah, Industri Asuransi Langsung Rasakan Dampaknya

Ekonomi Indonesia tahun 2019 tumbuh 5,02 persen, lebih rendah dibanding capaian tahun 2018 sebesar 5,17 persen.

Berdasar kajian Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA), dampak pertumbuhan ekonomi yang rendah ini langsung dirasakan industri asuransi di Indonesia.

"Di tahun 2019, asuransi jiwa hanya mencatat pertumbuhan pendapatan premi sebesar 4,07 persen sedang premi bruto industri asuransi umum tumbuh 15,00 persen," kata Mucharor Djalil selaku pimpinan Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) saat pemberian penghargaan Market Leaders Award 2020 kepada 30 perusahaan asuransi terbesar di Indonesia yang dilakukan secara virtual.

Menurut Mucharor, kajian itu dilakukan berdasar data 69 perusahaan dari 72 asuransi umum, di luar data lima perusahaan asuransi umum syariah full fledged, sedang tiga perusahaan belum mempublikasikan neraca keuangannya sementara ini.

Untuk asuransi jiwa, kajian dilakukan atas data 50 perusahaan asuransi jiwa, di luar lima perusahaan asuransi jiwa syariah full fledged, dan empat perusahaan asuransi jiwa yang belum mempublikasikan neraca keuangannya sampai artikel ini naik cetak.

Hasil kajian LRMA menunjukkan bahwa Premi Bruto industri asuransi umum di tahun 2019 tumbuh 15,00 persen year on year (yoy), dari Rp56,18 triliun di tahun 2018 menjadi Rp64,62 triliun pada 2019.

Dalam periode ini, pertumbuhan premi bruto para market leaders, yakni 15 perusahaan asuransi umum terbesar berdasar premi bruto 2019, sebesar 20,10 persen yoy yakni tumbuh dari Rp35,30 triliun di tahun 2018 menjadi Rp42,40 triliun di tahun 2019.

Sementara itu untuk industri asuransi jiwa, pertumbuhan Pendapatan Premi 15 perusahaan market leaders asuransi jiwa tercatat sebesar 1,28 persen, yakni dari Rp137,52 triliun di tahun 2018 menjadi Rp139,34 triliun pada 2019.

Lebih rendah dibanding pertumbuhan pendapatan premi industri asuransi jiwa yang 4,07 persen, yakni dari Rp167,96 triliun pada 2018 menjadi Rp174,80 triliun di tahun 2019.

Media Asuransi memberikan penghargaan Market Leaders Award 2020 kepada 30 perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, yakni 15 perusahaan asuransi jiwa dengan pendapatan premi terbesar di tahun 2019 dan 15 perusahan asuransi umum dengan premi bruto terbesar 2019.

Penghargaan diserahkan kepada 30 perusahaan asuransi umum dan asuransi jiwa ini, dilakukan secara virtual, Jumat, 28 Agustus 2020. Kali ini merupakan penyelenggaraan Market Leaders Award yang kedua, semenjak Media Asuransi mengadakan acara tahunan ini pada tahun lalu.

Mucharor Djalil selaku pimpinan Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) yang merupakan lembaga di bawah Media Asuransi menjelaskan, pihaknya melakukan kajian selama 7 tahun (2013-2019) terhadap Laporan Keuangan Publikasi 15 perusahaan asuransi jiwa terbesar berdasarkan pendapatan preminya dan 15 perusahaan asuransi umum terbesar berdasarkan preminya.

“15 perusahaan asuransi jiwa terbesar menguasai sekitar 80 persen pasar asuransi jiwa Indonesia, sedang 15 perusahaan asuransi umum terbesar menguasai setidaknya 65 persen pasar asuransi umum Indonesia,” katanya di sela-sela acara virtual awarding.

Dia tambahkan, Media Asuransi memberikan award ini sebagai penghargaan terhadap kerja keras dalam membesarkan perusahaan-perusahaan asuransi tersebut.

“Pengaruh 15 perusahaan asuransi jiwa terbesar dan 15 perusahaan asuransi umum terbesar ini, sangat besar terhadap industri asuransi Indonesia. Perusahaan-perusahaan asuransi ini merupakan market leader berdasar pendapatan premi untuk asuransi jiwa dan premi bruto untuk asuransi umum,” kata Mucharor Djalil.

Mucharor menjelaskan pengaruh market leaders terhadap keseluruhan industri asuransi jiwa. Walau hanya 15 perusahaan dari total 50 perusahaan yang datanya diolah (sekitar sepertiga), para market leaders ini ternyata benar-benar menjadi penguasa pasar karena memiliki market share sebesar 79,71 persen di tahun 2019.

"Sementara itu untuk asuransi umum, 15 perusahaan terbesar dari 73 perusahaan yang datanya diolah (hampir seperlima) ini menguasai 65,62 persen market share tahun 2019," katanya.

PT Asuransi Bangun Askrida merupakan salah satu 15 Market Leaders Asuransi Umum Indonesia 2020.

Sumber : .pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-01707819/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-rendah-industri-asuransi-langsung-rasakan-dampaknya

Tags:
Artikel Lain
22 Dec 2025
Sharing
ASKRIDA PERINGATI HUT KE-36 Solid dalam Langkah, Hebat dalam Karya

PT Asuransi Bangun Askrida (ASKRIDA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 pada tanggal 2 Desember 2025. Ini sebagai momentum refleksi perjalanan perusahaan sekaligus penguatan kebersamaan dalam menghadapi dinamika industri asuransi nasional.

Rangkaian peringatan HUT ke-36 diawali dengan acara utama yang diselenggarakan di Kantor Pusat ASKRIDA, melibatkan jajaran Komisaris, Direksi, dan karyawan. Kegiatan ini diisi dengan ungkapan rasa syukur, doa bersama, serta pemberian apresiasi kepada karyawan sebagai wujud penguatan soliditas dan semangat kebersamaan internal.

Sebagai acara lanjutan, ASKRIDA...

Baca Artikel
01 Aug 2025
Sharing
Kegiatan Literasi Keuangan ASKRIDA di Pontianak

Pontianak ,  25 Juni 2025 – PT Asuransi Bangun Askrida bekerjasama dengan Universitas Panca Bhakti Pontianak melakukan kegiatan Literasi Keuangan dengan tema Sosialisasi dan Edukasi tentang Pengetahuan Asuransi Umum dan Pengenalan Tentang produk - produk Asuransi Umum dalam rangka Kick Off Bulan Literasi Keuangan Tahun 2025, yang diselenggarakan secara Offline di Kampus Universitas Panca Bhakti, Pontianak.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Univeritas Panca Bhakti Pontianak , acara ini juga dihadiri oleh Dosen dan Mahasiswa Fakultas...

Baca Artikel
21 Dec 2023
Kliping Berita
Kiat Memanfaatkan Fitur Keselamatan Selama Perjalanan Liburan

Saat liburan akhir tahun, banyak keluarga menghabiskan waktu untuk menikmati momentum kehangatan dengan dengan menyambangi sejumlah destinasi wisata favorit. Berkendara dengan mobil pribadi menjadi pilihan kebanyakan keluarga.

Selain merupakan salah satu moda transportasi, berkendara bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan. Anda bisa mengobrol, mendengarkan musik dan menyanyi bersama, serta melihat pemandangan yang ada di jalan. Apalagi kalau perjalanan berkendara tersebut adalah untuk tujuan berlibur. 

Berkendara yang menyenangkan tersebut tentu harus diikuti dengan keamanan. Sebab, keamanan adalah prioritas...

Baca Artikel